Statistik

free counters

Translate

Chinese (Simplified)DutchEnglishItalianJapaneseKoreanMalayPortugueseSpanish

Tinjauan Hukum Rekam Medis Elektronik

Kekuatan hukum rekam medis elektronik masih menjadi tanda tanya dengan berbagai diskusi yang belum juga menemui titik temunya. Hal ini juga yang membuat sebagian sarana pelayanan kesehatan masih ragu untuk menerapkan rekam medis elektronik dalam kegiatan pelayanan. Mungkin kekuatan hukum rekam medis elektronik baru bisa dipastikan jika ada kasus hukum yang menggunakan rekam medis elektronik sebagai alat buktinya.

Dalam Permenkes No. 269 tahun 2008 Bab II pasal 2 disebutkan bahwa:

(1) Rekam medis harus dibuat secara tertulis, lengkap dan jelas atau secara elektronik.

(2) Penyelenggaraan rekam medis dengan menggunakan teknologi informasi elektronik diatur lebih lanjut dengan peraturan tersendiri.

Ayat (1) menunjukkan bahwa rekam medis dapat dan boleh dibuat secara elektronik. Namun merujuk pada ayat (2), sampai saat ini masih belum ada peraturan lebih lanjut yang khusus membahas tentang penyelenggaraan rekam medis dengan menggunakan teknologi informasi.

Peraturan yang dapat dirujuk saat ini yang mengatur transaksi elektronik secara umum adalah Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang kita kenal dengan UU ITE.

Pada UU ITE disebutkan ada istilah “tanda tangan elektronik”, “sertifikat elektronik”, dan “penyelenggara sertifikasi elektronik”.  Tanda tangan elektronik melekat pada sertifikat elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik. Lebih jauh Anda dapat membaca dengan detail isi dari UU tersebut.

Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi”.

Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik”.

Penyelenggara Sertifikasi Elektronik adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak yang layak dipercaya, yang memberikan dan mengaudit Sertifikat Elektronik”.

Pada akhir tahun 2016 kemarin, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan sosialisasi penggunaan tanda tangan elektronik serta membuka pendaftaran dan verifikasi tanda tangan elektronik bagi warga negara Indonesia. Merujuk pada UU ITE berarti Kementerian Kominfo dapat disebut sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik yang mengeluarkan sertifikat elektronik bagi setiap warga negara Indonesia.

Kita bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan sertifikat elektronik melalui link berikut. Sayangnya saat ini verifikasi tanda tangan elektronik untuk penerbitan sertifikat elektronik masih harus datang langsung ke loket verifikasi yang ada di Jakarta. Rencananya Kementerian Kominfo akan membuka beberapa loket baru di daerah agar proses verifikasi menjadi lebih mudah.

Ini merupakan sebuah titik terang bagi tanda tanya atas kekuatan hukum rekam medis elektronik sambil menunggu adanya peraturan hukum tersendiri yang membahasnya. Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan manual yang menggunakan tinta. Jadi jangan takut untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rekam medis elektronik. Seperti yang disebutkan dalam UU ITE Pasal 5 ayat (1) “Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah”.

Sesungguhnya tantangan bukan hanya datang dari aspek hukum, melainkan juga datang dari aspek SDM, terkait komitmen untuk dapat mendukung dan menerapkan rekam medis elektronik. Saatnya kita berperan..

 

*Artikel ini juga dipublikasikan di Gawai Sehat, serta disampaikan dalam acara Seminar Nasional Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Cirebon pada tanggal 5 Maret 2017

Post to Twitter Tweet This Post Post to Facebook Share Link on Facebook

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


one + = 5