Statistik

free counters

Translate

Chinese (Simplified)DutchEnglishItalianJapaneseKoreanMalayPortugueseSpanish

Kajian ilmiah patah hati (Fractura Hepatica)

Fractura hepatica adalah kondisi dimana terjadi keretakan di dinding hati disebabkan oleh goncangan yang sifatnya psikis. Umumnya kondisi ini akan memicu tingginya hormon kortisol dan adrenalin yang dapat membuat jantung berdegup lebih kencang sehingga tubuh menjadi tegang.  Kehadiran hormon ini bisa berlangsung sekejap maupun dalam jangka waktu yang lama. Pada kasus dengan tingkat severitas yang tinggi, hal ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah koroner karena hormon ini juga memicu pelepasan lemak ke dalam aliran darah. Akibatnya? Tentu dapat berujung kematian (hati) jika tak segera ditangani. Hati yang mati akan sulit untuk pulih kembali.

Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kementerian Perjombloan melaporkan bahwa wabah fraktura hepatica telah menyebar ke seantero nusantara. Pemerintah kemudian meluncurkan program JKN (Jomblo Kita Nikahkan) dan mengusulkan agar fractura hepatica menjadi salah satu penyakit yang biaya perawatannya ditanggung oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jomblo Sejahtera).

Pemicu

Pemicu terjadinya fractura hepatica umumnya adalah karena harapan yang tak sebanding dengan kenyataan. Harapan yang terlalu tinggi tanpa diimbangi alat pelindung yang realistis dapat menyebabkan seseorang jatuh terhempas kenyataan. Benturan dengan kenyataan inilah yang menyebabkan keretakan di dinding hati yang paling dalam. Karena itu, jangan keburu nafsu untuk terbang ketika seseorang memberikanmu harapan. Persiapkanlah parasut dan perlengkapan keselamatan sehingga saat kamu jatuh kamu bisa mendarat dengan aman. Lebih bagus lagi jika saat mendarat kamu sudah menyiapkan orang untuk menangkapmu dalam dekapan. Dengan kata lain, siapkan kekasih cadangan!

Jenis Fractura Hepatica

Fractura hepatica terbagi menjadi 2 kategori yaitu fraktur terbuka dan fraktur tertutup. Fraktur terbuka umumnya terjadi pada seseorang dengan kepribadian ekstrovert. Ciri kepribadian ini adalah ketika jatuh cinta seluruh dunia bisa tahu siapa yang dicintainya. Seluruh dunia juga tahu ketika ia ditolak cintanya, maka sudah jelas, sakit yang dirasakan akan semakin dalam.

Fraktur tertutup umumnya diderita oleh seseorang dengan kepribadian introvert. Fraktur jenis ini terjadi pada seoserang yang ditolak sebelum nembak, ditinggalkan sebelum sempat menyatakan, dan dijauhi sebelum sempat mendekati. Umumnya luka yang diderita akan tersembunyi. Meskipun begitu, sakit yang dirasa tak kalah dengan fraktur terbuka.

Faktor resiko

Sebuah penelitian di the Flower Market (bukan Pasar Kembang ) menyebutkan bahwa semakin jarang seseorang jatuh cinta akan semakin dalam sakit yang dirasakannya ketika mengalami fractura hepatica. Dengan kata lain, rasa sakit itu akan berkurang setiap kali kita jatuh cinta lagi.

Setiap kali manusia mengalami fractura hepatica maka antibodi terhadap penyakit ini akan terbentuk di dalam diri. Maka tak heran The Rain membuat lagu dengan judul “terlatih patah hati”, karena telah terbentuk antibodi di dalam diri maka hati akan terbiasa dengan rasa sakitnya.

Penyembuhan

Menurut Sunandar (2008), harapan untuk sembuh dari fractura hepatica sangat besar. Bahkan peluang untuk sembuh total dapat mencapai 90% tergantung pada daya move on si penderita. Masa penyembuhan bisa dibilang masa yang paling sulit bagi penderita fractura hepatica. Godaan untuk menyapa mantan (termasuk mantan yang belum sempat jadian) akan terus menggelora. Rindu juga akan semakin menghimpit dada, namun tak usah khawatir “Missing is just a part of moving on”, itu alami terjadi pada seseorang yang baru patah hati. Jangan turuti rindu itu, redamlah dengan segala kekuatan.  Jangan biarkan dia kembali hanya dengan alasan kamu masih mencintainya. Jangan membuat pemakluman-pemakluman hanya kerana kamu masih sayang. Karena yang terjadi adalah kamu akan sakit lagi. Tsaaaaah….

Namun sesuai dengan teori kesehatan masyarakat, bahwa segala penyakit itu dapat dicegah kejadiannya dengan mempelajari dan memotong mata rantai perjalanan penyakitnya. Riskawati (2011) menyampaikannya dalam bentuk yang lebih sederhana, ia menyatakan bahwa tindakan prefentif yang paling efektif untuk mencegah terjangkitnya wabah fractura hepatica adalah dengan memahami apa yang tertuang dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 26, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…

Nah, sebelum khatib mengakhiri mimbar, mari kita hayati juga petikan Surat Al-Baqarah ayat 216 “..boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Wallahu ‘alam bishawab.

Daftar Pustaka

Sunandar, Yudha P. 2008. Terjangkit Fractura Hepatica. [https://myudhaps.wordpress.com/2008/07/14/terjangkit-fractura-hepatica/]

Riskawati, Tristia. 2011. Agar Hati tak Terjangkit Fractura Hepatica. [http://salmanitb.com/2011/06/06/agar-hati-tak-terjangkit-fractura-hepatica/]

Post to Twitter Tweet This Post Post to Facebook Share Link on Facebook

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


five + 6 =