Statistik

free counters

Translate

Chinese (Simplified)DutchEnglishItalianJapaneseKoreanMalayPortugueseSpanish

Sistem Informasi Gudang Farmasi

Proyek komersial pertama yang saya handle sekaligus juga proyek pertama OmahTI pada masa kepengurusan saya. Sebelumnya OmahTI sangat sulit mendapatkan proyek, tapi berkat reputasi bung Riza akhirnya dapet juga proyek kecil-kecilan limpahan dari Gamatechno. Pembangunan sistem informasi gudang farmasi dinas kesehatan kota Yogyakarta.

Proyek ini full kami (saya, bung riza, mas wawan, cak aan) tangani sendiri mulai dari menyusun anggaran biaya, bertemu dengan klien, perancangan form, perancangan database, pembuatan, implementasi hingga pendampingan. Sebuah pengalaman yang luar biasa untuk mahasiswa tahun kedua seperti saya.

Sistem informasi gudang farmasi ini ada 9 modul yang terdiri dari:

  1. Modul Pengguna, berisi grup dan daftar pengguna yang membatasi hak akses masing-masing pengguna.
  2. Modul Data Referensi, berisi manajemen data master seperti master obat, golongan obat, satuan, supplier, customer, dan sumber dana.
  3. Modul Order Pembelian (Purchase Order),berisi  manajemen order pembelian barang kepada supplier.
  4. Modul Penerimaan, berisi manajemen penerimaan barang dari supplier, penerimaan dibagi 2 yaitu peneriman dengan PO (Purchase Order) atau penerimaan non-PO misal dari dana hibah atau lain-lain.
  5. Modul Order distribusi, berisi manajemen order distribusi dari customer, dalam hal ini adalah Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Kota Yogyakarta.
  6. Modul Distribusi, berisi manajemen pendistribusian atau pengeluaran barang ke customer.
  7. Modul Retur, berisi manajemen pengembalian barang karena rusak atau expired. Terdiri dari retur penerimaan (pengembalian ke supplier) dan retur distribusi (pengembalian dari customer).
  8. Modul manajemen barang rusak, berisi manajemen barang rusak di gudang, untuk memisahkan barang yang rusak atau expired di gudang dengan barang yang masih baik.
  9. Modul pelaporan, berisi output laporan dalam bentuk view html dan bisa dieksport ke format excel.

Kesulitan ada pada saat pembuatan modul distribusi karena gudang farmasi menerapkan konsep FIFO (First In First Out). Jadi barang yang dikeluarkan adalah barang-barang yang diterima di gudang farmasi lebih awal urut berdasarkan tanggal penerimaan. Ini untuk meminimalisir barang yang mencapai expired date di gudang farmasi. Karena baru tahap pembelajaran, proyek ini baru selesai setelah beberapa bulan dan agak molor dari tanggal jatuh temponya. Untungnya pihak Gudang Farmasi Dinkes Yogyakarta pengertian pada mahasiswa seperti kami,, hehe..

Post to Twitter Tweet This Post Post to Facebook Share Link on Facebook

40 comments to Sistem Informasi Gudang Farmasi

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


+ one = 10